Postingan

Pergi Sejenak Saja

Pergi Sejenak Saja Datangmu hendak berjumpa menemuiku, tetapi datangmu hanya sekedar menyapaku, mengajakku berbicara banyak hal, mendengarkan banyak hal pula darimu. Kamu menemaniku sejenak, membawaku sangat larut dan tidak dapat berpaling kemanapun. Walau kamu tahu, kehadiranmu membawaku lebih nikmat menjalaninya, menjalani dengan suasana dunia yang semakin riuh dengan makhluk yang Alloh datangkan ketika aku sedang menanti kehadiranmu.  Aku merindukanmu. Begitu lama aku menunggumu. Harapanku diwujudkan oleh Alloh, aku dapat bertemu denganmu lagi,  senang rasanya. Walau aku tahu, kehadiranmu kali ini membawa begitu banyak perubahan dalam diri ini.  Dahulu aku menghabiskan waktu bersamamu dengan banyak orang, dengan banyak saudara seiman dari kalangan manapun, menghabiskan waktu ibadah bersamamu dengan yang lainnya. Sangat berbekas di dalam hati.   Mencoba untuk tetap sadar dalam keadaan apapun, berusaha tetap menjadi pribadi yang pandai mensyuku...

Cita-Citaku, Cita-Citamu

Cita-Citaku,  Cita-Citamu Hal yang selalu membuat kita bertambah semangat adalah ketika kita bercerita dengan teman, atau bercerita kepada keluarga mengenai cita-cita yang ingin kita capai kelak. Masih ingatkah bagaimana dialog kalian dengan orang-orang terdekat mengenai cita-citamu?. Pasti bermacam-macam profesi yang kalian pilih dalam daftar cita-citamu. Mungkin sebagian besar  dalam daftar cita-cita kalian berkeinginan menjadi dokter, guru, polisi, tentara, bahkan menginginkan menjadi artis terkenal.  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cita-cita adalah keinginan (kehendak)  yang ada di dalam pikiran. Kalian telah menanam di dalam pikiran sejak kecil tentang cita-citamu kelak, dengan harapan tercapai, atau sesuai dengan apa yang diinginkanmu dahulu.  Namun, seiring bertambahnya usia, dan seiring bertambahnya ilmu yang kalian dapat dari sekolah, cita-citamu seakan memudar, dan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Ternyata dahulu mu...