Cantik?, Kenapa Tidak?

Cantik?, Kenapa Tidak? 

Cantik identik dengan gambaran seorang perempuan. Seorang perempuan jika mendapat pujian kata-kata cantik dari seseorang akan merasa senang dan sedikit malu-malu. Begitulah Alloh menciptakan seorang perempuan. Begitu sejuk dipandang, sebagai pelipur hati. Namun Bolehkah perempuan menjadi cantik?. Bagaimana seseorang perempuan dikatakan cantik?. Mari kita bahas perlahan. 

Bolehkah perempuan menjadi cantik?. 

Tentu boleh. Perempuan fitrahnya atau sejatinya diciptakan oleh Alloh sebagai seorang yang cantik. Sifat yang dimiliki jelas berbeda dengan laki-laki. Perempuan diciptakan dari tulung rusuk laki-laki, yang berarti tulang rusuk itu mudah patah, jika dipaksa untuk dibengkokkan, namun lakukanlah dengan perlahan dan hati-hati. Alloh ciptakan perempuan dengan segala kelembutan pada hatinya. 

Namun cantiknya seorang perempuan itu sangatlah relatif bila dilihat dari sudut pandang manusia lainnya. Ada yang berpendapat bahwa cantiknya seorang perempuan dilihat dari bersih putih wajahnya, ada yang menilai cantik perempuan ketika memakai sebuah hijab atau kerudung, dan masih banyak lagi pendangan dari manusia lainnya. 

Perempuan boleh cantik asalkan sesuai pada jalurnya. Maksudnya bagaimana?. Jangan hanya menginginkan cantik, namun harus menempuh jalan yang tidak baik. Adapun perempuan menginginkan cantik lewat jalan operasi plastik, itu sudah menyalahi aturan dalam Islam, karena telah mengubah ciptaan Alloh.  Operasi tubuh manusia boleh dilakukan ketika dalam hal darurat, yang bisa menyangkut kesehatannya,  jika tidak dilakukan operasi dikhawatirkan dapat membahayakan nyawanya atau dapat mempengaruhi sistem kerja tubuh. Hal itu diperbolehkan. Namun jika operasi tubuh dilakukan untuk memperindah diri, atau untuk menyerupai orang lain, itu sudah menyalahi arti kata cantik sendiri. Wallahu a'lam bish-shawabi. 

Namun jika menginginkan cantik dengan cara yang baik, lakukan dengan cara yang tidak mengubah ciptaannya. Boleh melakukan perawatan tubuh atau wajah. Alloh telah menciptakan berbagai macam tumbuhan dengan banyak manfaat, selain sebagai bahan makanan, adapula beberapa tumbuhan yang dapat digunakan sebagai cara perawatan tubuh atau wajah secara alami. 

Lantas bagaimana seorang perempuan dikatakan cantik?. 
Dalam Islam telah ada beberapa contoh nyata, perempuan-perempuan yang tergolong cantik.  Berikut kriterianya. 

  1. Wanita yang bertakwa kepada Alloh SWT. Dengan menjalankan segala perintah-Nya,  dan menjauhi segala larangan-Nya. Termasuk menjalankan Ibadah wajib maupun sunnah. 
  2. Yang menjaga kehormatannya. Menutup auratnya,  menjauhi perbuatan zina, Seperti disebutkan dalam Al-quran Surat Maryam 19: Ayat 20, Allah SWT berfirman: "Dia (Maryam) berkata, Bagaimana mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!". 
  3. Taat kepada suami (bagi yang telah menikah). Karena jika perempuan telah menikah, berpindahlah letak surga-Nya. Jika dahulu sebelum menikah letak surga berada di bawah telapak kaki ibu, namun jika telah menikah berpindah letak surga berada pada suami. 
  4. Berakhlak baik. Sopan santun ketika bertindak maupun ketika berbicara. Menghindari kegiatan ghibah dalam sebuah majlis atau perkumpulan. 
  5. Tidak mudah marah. Seorang perempuan terkadang perasa. Sifat perasa inilah yang terkadang membuat perempuan mudah sekali marah-marah. Maka,  jika perempuan bisa mengendalikan amarahnya, jelas akan terlihat kecantikan sesungguhnya. 
  6. Bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan. 
  7. Memiliki sifat sabar dalam menghadapi setiap ujian, maupun cobaan. Sabar dalam setiap perjalan hidup. 

Jadilah seorang perempuan yang cantik, yang tidak hanya sedap dipandang sesama manusia, melainkan sedap pula dipandang oleh Alloh SWT. 

Zaman sekarang sangatlah mudah jika ingin menjadi cantik secara fisik, dengan banyaknya klinik kecantikan yang menyuguhkan berbagai macam perawatan tubuh dan wajah. Namun sangat sulit menjadi cantik secara batin, jika tidak kita belajar mulai sekarang. 

Wallahu a'lam bish-shawabi. 

Sekian. 

Mohon maaf jika terdapat salah kata, atau jika ada yang merasa tersinggung. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Dibolehkan, saling menasehati dalan hal kebajikan. 

Terima kasih 

#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
 #BERSEMADI_HARIKE-13

Komentar