Lepaskan atau Perjuangkan

Lepaskan atau Perjuangkan

Kata melepaskan dan memperjuangkan amat lekat sekali pada kehidupan kita. Namun kata-kata ini amat sulit untuk dapat memilih diantaranya. 

Apalagi jika disuruh untuk memilih yang diantara kandidatnya pun hampir mendekati kriteria kita.  Kita perlu seseorang untuk dapat membantu dalam memilih untuk melepaskan atau akan memperjuangkan. 

Masalah ini tidak dapat dianggap sepele, pasalnya masalah ini sering sekali menimbulkan kegundahan hati. Takut jika nanti yang terpilih ternyata akan menjadi pilihan yang salah. Atau bisa jadi  akan membawa kita kesebuah jurang yang dalam. Jika pun pilihan kita telah tepat maka, itu sudah takdirmu, dan lanjutkan perjalananmu dengan sifat amanah. 

Kegundahan hati membuat kita menjadi tidak tenang dalam menjalani segala aktifitas. Tidaklah mungkin jika memilih keduanya. Bukankah hidup itu selalu banyak pilihannya?, hidup kita dipenuhi dengan banyak pilihan yang harus dipilih. Pilih benar atau salah, pilih surga atau neraka,  bahkan dalam hal keseharian saja untuk menu makanan kita harus pun memilih antara nasi goreng atau nasi bakar. 

Pilihan tersulit jika berkenaan dengan masa depan seseorang. Manusia tidak ingin mengambil pilihan yang salah,  karena ini untuk jangka panjang. Contoh sederhana, jika akan membeli suatu furnitur rumah berupa sofa, tentunya kalian akan membeli dengan kualitas yang bagus, bukan hanya soal desain yang bagus saja tentunya. Kalian akan mencari sebaik mungkin, karena furnitur untuk jangka panjang. Kalian tidak akan asal dalam memilih,  bukan?. 

Baik,  lantas bagaimana kita dapat memilih dengan sebaik-baik pilihan?.

1. Lihatlah pada hatimu terlebih dahulu, pastikan kamu akan mengambil pilihan melepaskannya atau memperjuangkannya. Jika dirasa kamu masih gundah, lihatlah pesan Alloh,  dalam Al-Quran Surat Ibrahim 14: Ayat 12. Allah SWT berfirman:

"Dan mengapa kami tidak akan bertawakal kepada Allah, sedangkan Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh, akan tetap bersabar terhadap gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang yang bertawakal berserah diri."

Gundahnya sebuah hati bukankah perbuatan setan yang meniupkan rasa gundah ke setiap hati manusia, supaya ia memilih jalan yang salah. Namun, jika manusia telah bertawakal kepada Alloh dan bersabar, maka manusia tidak akan merasakan kegundahan hati.  

2. Dapatkah kamu melihat,  Apakah pilihanmu dapat membawamu ke masa depan yang lebih baik?, adakah dalam masa depanmu (pilihanmu) ada Alloh di dalamnya?,  jika kamu bisa melihat itu di awal sebelum menentukan, maka perjuangkan pilihanmu, jika tidak ada, maka lepaskanlah. 

3. Buatlah dengan sengaja suatu kesalahan pada pilihanmu, untuk dapat menilai seberapa ia dapat menerima setiap kekuranganmu. Bukankah setiap manusia pasti melakukan suatu kesalahan?. Jika pilihanmu tepat, ia akan dengan sabar menerima kekuranganmu, serta bersama-bersama untuk berbenah diri,  dan saling memberikan masukan satu sama lain. 

4. Mintalah restu kepada kedua orang tua. Tidakkah orang tua selalu mendoakan anak-anaknya?. Ridho-Nya berada pada Ridhonya orang tua.  

Jika langkah tersebut telah dilalui, in syaa Alloh akan mudah dalam menentukan pilihanmu. Melepaskan dan memperjuangkan sesuatu itu mudah untuk memilihnya, asalkan ada Alloh dalam hati dan segalanya terasa mudah. Jika kamu melihat pada pilihanmu tidak ada Alloh di dalamnya,  maka lepaskanlah, itu adalah sebaik-baik pilihan. Jika dirasa banyak menimbulkan mudhorot, dan jauh dari kata keberkahan, maka tinggalkanlah atau lepaskanlah. 

Hidup ini perlu dengan kebahagiaan yang harus kita ciptakan sendiri. Sumber kebahagiaan yang hakiki berada dari Alloh SWT. Letak bahagianya yakni ketika menjalaninya penuh keberkahan di dalamnya. Jika telah diraih nilai keberkahannya, maka kebahagiaan akan mengikutinya.

Wallahu a'lam bish-shawabi

Sekian. 

Mohon maaf jika terdapat salah kata, atau jika ada yang merasa tersinggung. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Dibolehkan, saling menasehati dalan hal kebajikan. 

Terima kasih 



#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
 #BERSEMADI_HARIKE-15

Komentar