Menumbuhkan Rasa Percaya
Menumbuhkan Rasa Percaya
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), percaya adalah mengakui atau yakin bahwa sesuatu memang benar atau nyata. Adanya rasa percaya adalah kunci dari suatu hubungan dengan siapa pun. Kita tidak akan takut kehilangannya jika memiliki rasa saling percaya, walaupun banyak faktor yang membuat rasa percaya itu menurun.
Kita memiliki orang yang dapat dipercaya untuk menangani beberapa pekerjaan kita, tujuannya untuk mempermudah kita sendiri, dengan begitu kita dapat mengerjakan atau menangani hal lainnya agar dapat selesai secara bersamaan.
Atau jika kita menjadi orang kepercayaan, bukankah senang terasa, tanda kita adalah orang yang amanah, tandanya kita ini jujur lagi baik. Senang jika bisa berbuat demikian ke orang lain. Menjadikan hubungan yang damai tanpa harus saling menjatuhkan satu sama lain.
Untuk zaman sekarang mencari orang yang dapat dipercaya, amanah lagi jujur sangat sulit. Bukankah mereka telah tahu banyak mengenai kepercayaan atau menjadi orang yang dipercaya adalah kunci sukses?. Karena di dunia kerja hal itu sangat dicari. Orang yang dapat dipercaya memiliki efek baik bagi dirinya maupun untuk perusahaannya. Tidak pernah ada ceritanya jika orang yang berbuat baik mendapatkan keburukan. Kata-kata bijak mengatakan, "Apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai", kalian pasti pernah mendengar kata-kata bijak ini.
Namun jika sudah tidak lagi dipercaya, bagaimana kita dapat memulihkan nama baik kita?. Sulit sekali untuk membuktikan ini, harus mengulang kembali untuk membuktikan kepada orang lain, bahwa kita telah berubah untuk menjadi lebih baik, dan tunjukkan keseriusan kalian jika kalian memang sudah berubah. Karena manusia, jika telah dikhianati dengan ketidak jujuran akan terasa sulit untuk memaafkan, jadi jalan terakhir harus dengan cara membuktikan dengan kesungguhan, karena manusia hanya perlu pembuktian bukan hanya ucapan bersalah saja.
Maaf, ada sebuah contoh dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dipetik. Kita memiliki uang, kemudian kita tabungkan ke sebuah bank, tujuannya agar uangnya aman disimpan di bank, karena bank memiliki keamanan khusus.
Bagaimana kita dapat langsung percaya dengan bank tersebut?, karena kita telah mencari info sebelumnya, bahwa bank ini terjamin keamanannya, terjamin dananya, terjamin semuanya, karena semua telah terbukti. Banyaknya nasabah yang menabung, banyaknya manfaat yang didapat dari menabung di bank tersebut, dan lain sebagainya. Baru saja itu contoh antara seorang dengan suatu lembaga. Bagaimana jika dapat kita terapkan dalam seorang ke orang lainnya?.
Tahukah sahabat, kita tidak selamanya akan hidup dan tinggal di dunia. Pernahkah kita terfikir untuk hidup ke dunia lain setelah dari alam ini?. Terkadang kita hanya fokus ke dunia, memperbaiki hubungan dengan manusia saja, jika manusia sedang tidak suka dengan kita, kita menjadi resah, bagaimana caranya untuk memperbaiki hubungan kembali?. Kita benar-benar sudah lupa tempat kembali. Kita lupa tempat kembali untuk bersandar. Atau kalian tak pernah mempercayai atau kalian tidak memiliki rasa kepercayaan terhadap Sang Maha Segalanya?. Bahwa jika ada keresahan di dunia, kembalilah ketempat bersandarMu. Ia adalah sebaik-baik tempat bersandar, sabaik-baik Dzat yang dapat dipercaya.
Jika engkau merenggek kepadanya atas masalahmu di dunia, pasti Dzat itu akan mendengarkanmu dengan Setia, walau kalian sangat sering lalai. Adakah Dzat selain Ia yang masih merangkulmu sedang kamu sering melupakanNya, Ia adalah Allah SWT.
Jika engkau sudah yakin dengan Alloh, sudah percaya kepada Alloh, maka kalian tidak akan risau atau resah, jika manusia tidak lagi suka kepadamu, masih ada Alloh. Ingatlah selalu Alloh tak akan pernah meninggalkanmu, ingatlah bahwa Alloh sangat menyangimu, dan ingatlah Alloh itu (Ada). Percayalah. Tumbuhkan rasa percaya itu, jika engkau percaya bahwa Alloh (Ada), Ia akan menolongmu. Sebaik-baik penjamin kehidupan hanya Alloh SWT.
Kalian telah mempercayakan uangmu disimpan di bank supaya aman, kenapa kalian tidak bisa percaya jika Alloh sebaik-baik tempat penjaga?. Jika kesehatanmu telah kalian percayakan kepada asuransi, kenapa kalian tidak bisa percaya kepada Alloh yang telah menjamin hidupmu?. Bagaimana bisa kita diciptakan oleh Alloh, tapi kita mempercayakan hidup kita kepada sesama manusia?. Kita hanya takut kepada pengadilan manusia, namun kita tidak takut terhadap pengadilan Alloh. Sandarkan jiwamu kepadaNya, karena Ia sebaik-baik penolong.
Wallahu a'lam bish-shawabi
Sekian.
Mohon maaf jika terdapat salah kata, atau jika ada yang merasa tersinggung. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Dibolehkan, saling menasehati dalan hal kebajikan.
Terima kasih
#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
#BERSEMADI_HARIKE-9
Komentar
Posting Komentar