Rasa Percaya Diri?

Rasa Percaya Diri? 

Sebagai manusia pasti pernah tebersit rasa kurang percaya diri, terjadi ketika sedang memakai sesuatu atau sedang melakukan sesuatu yang kita rasa kurang sempurna menurut kita pribadi. 

Apakah ada waktu tertentu pada saat kita boleh menampakkan rasa percaya diri dan ketika tidak boleh menampakkan rasa percaya diri kita?. 

Ada saat-saat tertentu yang diperbolehkan untuk menanamkan rasa percaya diri. 

Waktu itu ketika kita berada sebuah kompetisi atau suatu perlombaan (catatan: kompetisi yang resmi, baik lagi halal). 

Di dalam kompetisi itu kalian melihat banyak peserta atau pesaing lainnya yang memiliki potensi melebihi dirimu,  sedang kamu hanya memiliki potensi yang biasa saja. Secara tidak sadar rasa kurang  percaya diri muncul karena melihat kondisi tersebut. Namun, kalian harus tetap yakin pada diri sendiri bahwa kamu mampu. Bukankah Alloh telah memberikan banyak kesempurnaan kepada dirimu?. Pesaingmu dan kamu memiliki status yang sama, sama-sama peserta kompetisi. Mereka dan kamu sama-sama harus bekerja keras untuk mendapatkan gelar sebagai pemenang. Diantara usahamu kamu selipkan doa kepada Alloh. Karena kerja keras tanpa sebuah doa akan sia-sia. Disinilah letak perbedaan kamu dengan pesaingmu. 

Percaya diri dalam menjalani suatu kehidupan. 

Banyak sekali dari kita yang merasa putus asa terhadap perjalanan kehidupannya. Keadaan ini miris sekali. Bukankah setiap orang memiliki jatah perjalanan kehidupan masing-masing?. Kenapa masih merasa tidak percaya diri?. Hidupmu telah ada yang mengatur, kalian hanya menjalankan saja. Jalannya dengan menggunakan prosedur yang telah ditetapkan. Dalam suatu perjalanan pasti banyak naik turunnya, tetapi tidak perlu takut atau pesimis, bukankah kalian sudah mengantongi prosedur yang telah ditetapkan?. Dengan berpegang pada pedoman prosedur itu, perjalanan seberat apapun pasti akan terlewati begitu mudah. Pedoman yang harus dipegang dalam perjalanan hidupmu adalah Al-Quran dan Hadist. 

Adapun rasa percaya diri yang tidak boleh ditampakkan atau dilakukan, yakni

Ketika tidak memiliki ilmu lebih tetapi memiliki rasa percaya diri untuk melakukan atau memimpin sebuah kajian diskusi, yang ditakutkan dapat menimbulkan perdebatan, dan ditakutkan dapat membuat ilmu tersebut menjadi rancu dan saling menyesatkan. Na'udzubillah. Alangkah baiknya jika belum mempunyai ilmu yang cukup, hendaknya diam, atau mendengarkan lebih banyak ilmu yang belum digali. 

Terlau percaya diri dengan amal perbuatan baik yang telah dilakukan, dan terus menghitung-hiitungnya.

Seakan-akan amal yang diperbuat telah banyak, dengan menghitung berapa banyak pahalanya dari amal perbuatannya. Bukankah telah ada malaikat yang akan mencatat dan menghitung amalmu?, kenapa harus merepotkan dirimu sendiri?. Urusan pahala, bukankah itu rahasia Alloh?. Tugas kita tetap melakukan kebaikan, menjauhi larangan,  tanpa harus menghitung-hitung berapa banyak amal. 

Dari hal-hal diatas yang telah tersebut dapat menjadi pengingat untuk pribadi ataupun untuk orang lain. Rasa percaya diri itu perlu kita tumbuhkan dan perlu kita hapus dalam diri kita. Karena tidak semua rasa percaya diri baik untuk diri kita. Pandailah untuk mengatur rasa percaya diri. Jangan sampai rasa itu membuatmu lupa akan kodrat kita sebagai manusia. Memiliki rasa terlalu percaya diri tidak baik, sedangkan memiliki rasa kurang percaya diri juga tidak baik bagi diri kita. Aturlah sebagaimana harusnya. 

Rasa percaya diri membuat kita mudah terlihat sempurna, namun satu hal yang harus kita tahu. Kita tidak akan merasa sempurna, karena kita manusia. Makhluk Alloh yang memiliki rasa tak akan pernah cukup. Becerminlah lihat dirimu, katakan pada dirimu,  "Saya manusia, banyak salah yang kuperbuat, buatlah diri ini merasa cukup atas karunia-Nya,  dan jangan pernah membuat saya sebagai manusia yang merugi karena menyia-nyiakan itu semua". 

Sekian. 

Mohon maaf jika terdapat salah kata, atau jika ada yang merasa tersinggung. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Dibolehkan, saling menasehati dalan hal kebajikan. 

Terima kasih

#inspirasiramadan
#dirumahaja
#flpsurabaya
 #BERSEMADI_HARIKE-12

Komentar